Tips Membeli Mebel Kecil di Toko Furniture

Tips Membeli Mebel Kecil di Toko Furniture

mebeljepara travel blog images

travel blog

Pernah tidak Anda membeli mebel Jepara seperti lemari dan rak sepatu di toko mebel kecil pinggir jalan? Beberapa kali di antara tim antiserangga.com membelinya. beberapa kali membeli mebel di toko seperti itu karena memang sedang harus berhemat. Secara umum, saya mendapatkan mebel yang oke. Tapi pernah suatu ketika (saat awal membeli) saya justru mendapatkan furniture yang betul-betul jelek. So, ini dia tips saya supaya tidak terjebak tipuan alias scam dari penjual furniture seperti itu.

Tips Membeli Mebel Kecil

TANYA. Jangan sok tahu soal harga mebel di tempat seperti itu. Apalagi menyamakannya dengan mebel di toko mebel besar. Jangan juga mengandalkan harga produk di online shop. Sebab kualitasnya bisa sangat berlainan. Tanyalah dulu ke kenalan Anda yang biasa membeli mebel di toko terkait. Saya pernah membeli almari kecil seharga 300 ribu. Saya merasa harganya sudah murah karena di online memang lemari ukuran seperti itu Rp. 300.000,- an. Tapi ternyata, menurut tetangga saya, harusnya lemari seperti itu dibeli Rp. 150.000,- saja. Hahaha. Dan tetangga saya benar. Sebab belum 1 minggu, almari saya bubukan! Jadi saya rugi alang kepalang.

Kayu yang Dipakai. Tak perlu jadi ahli kayu untuk tahu kualitas kayu yang dipakai. Ketebalan kayu sampai digunakan tidaknya tripleks pada mebel terkait bisa menggambarkan kualitas mebel secara umum. Nah, sebagian dari Anda mungkin mengatakan "tak apa-apa mebelnya tidak dari jati." Tapi, biasanya mebel-mebel seperti rak sepatu dan lemari seperti ini sangat mudah diserang teter karena kayunya benar-benar kualitasnya rendahan https://macro.market/company/furniture-jepara.

Jangan Mudah Kasihan. Mohon maaf tapi kadang saya suka jengkel kalau pedagang membuat cerita sedih sambil pura-pura. Saya pernah membeli rak sepatu, dan si pedagang bercerita panjang lebar bahwa produknya sama sekali belum terbeli selama semingguan. Mau tak mau saya jadi iba. Saya akhirnya memutuskan membelinya. Si pedagang minta produk tersebut dibeli dengan harga Rp. 200.000,-. Karena niat saya membantu, saya okein harga tersebut. apalagi katanya dia hanya mendapat untung sangat kecil dari harga itu... Eh (mirip lemari), ternyata rak tersebut bubukan beberapa hari kemudian. Kalau begini kan saya jadi pengen nangis. Tambah nangis lagi waktu bapak-bapak penjual mebel yang notabene langganan saya di tempat yang lain mengatakan saya "ditipu". Ahhhh... ya sudahlah.

Kurleb itu, beberapa tips membeli mebel kecil di toko furniture samping jalan yang bisa saya rekomendasikan. Dari pengalaman saya di atas, musuh utama yang harus diwaspadai adalah mebel bubukan (terkena totor atau teter). Sebab mebel-mebel tersebut dibuat menggunakan kayu yang terlampau jelek dan dikombinasi dengan tripleks. Makanya, membeli di toko seperti ini harus hati-hati (kecuali Anda memang niat sedekah). Selebihnya, belilah dengan harga yang wajar dan jangan overpriced.


Add mebeljepara to your subscriptions feed

mebeljepara travel blog images



Leave a Comment:

Or Sign Up To Leave A Comment

To notify a previous commenter, mention their user name: @peter or @peter-smith if there are spaces.


Create Your Free Travel Blog

Join others and Track That Travel

Track That Travel

travel blog, free travel blog travel blog, free travel blog travel blog, free travel blog

® 2018 Track That Travel